PUASA DETOK

 

 

 

 

PUASA DETOK

Terinspirasi cerita dari kakak, yang bertemu dengan seseorang di bus jurusan Surabaya – jember. Bapak ini bercerita pada kakak saya, bahwa ke jember dalam rangka wisuda putra bungsunya yang lulus dari kedokteran gigi Unej. Bapak ini punya 3 anak yang 2 sudah sarjana semua, dengan profesinya sebagai seorang guru yang pada saat itu belum mendapatkan tunjangan sertifikasi, beliau sempat mengeluh karena biaya kuliah sangat besar, terutama yang kedokteran gigi, malah menurut bapak ini biaya kedokteran gigi lebih besar dari biaya kedokteran umum, karena kedokteran gigi stlh lulus kalo mau praktek harus membeli peralatan gigi yang mahal….. Untuk itu semua beliau hutang di sana sini, sampai harus ngirit dalam hal makan. Tapi beliau juga heran karena dengan ngirit makan, penyakit yang ada didirinya hilang smua, antara lain diabetes, hipertensi dan kolesterol. Beliau simpulkan bahwa penyakit ini memang smua dari makanan. Beliau juga bersyukur karena sudah 3 putranya jadi sarjana semua. Kalau ada acara atau pertemuan di kalangan guru atau yang lain beliau dengan bangganya menceritakan 3 anaknya yang sudah sarjana semua.

Setelah menginjak usia  40 tahun, saya merasakan penyakit mulai muncul…… tiba2 tensi mencapai 200/100 tanpa saya merasakan apa apa. Kaki terasa bengkak, pergelangan tangan terasa sakit bahu terasa di tusuk2, silinder mata  dan positi f nambah juga. Semua yang saya rasakan tidak saya ceritakan pada siapa2 karena saya pikir tidak penting saya bercerita penyakit ini.  Sejak mendengar cerita di atas dari kakak saya menyimpulkan bahwa semua ini karena makanan.

Acara antar anak saya ke gramedia adalah suatu rutinitas, selagi lihat buku2, tidak sengaja saya sempat melihat buku yang berjudul “ puasa detok “ , sempat saya baca sekilas dan isinya sangat sesuai dengan kondisi saya waktu itu . setelah saya baca langsung saya praktekkan karena saya ingin hidup 1000 tahun lagi ( suatu ungkapan yang terlalu….) dengan keadaan sehat. Buku ini isinya ternyata merujuk pada puasa Ramadhan. Selama 30 hari tapi buka dan saurnya hanya buah dan sayur saja.

Subhanallah saya olahraga renang dalam keadaan puasa malah tidak lemas, dan biasanya setelah berenang linu2 kaki dan tangan sekarang tidak lagi, setelah berbuka biasanya mengantuk sekarang tidak lagi jadi tidak perlu minum kopi. Jerawat yang biasanya mengganggu wajah saya..semua jadi hilang. Dan yang utama selama puasa perasaan tenang  dan terasa sekali dekat dengan Allah swt.

Subhanallah setelah 30 hari berpuasa detok ternyata badan saya terasa ringan dan smua sakit yang saya rasakan hilang smua…..  Setelah puasa detok 30 hari dengan sesuai aturan , ternyata keinginan makan yang tidak manfaat hilang smua, seperti makan durian, gorengan, bakso, daging, roti..  Di tempat kerja saya setiap bertemu teman yang selalu mengeluh penyakitnya , saya sarankan utk puasa detok, tapi sampai sekarang belum ada yang mencoba, karena menurut mereka berat.

Subhannalah jika kita melaksanakan puasa ramadhan dengan benar pasti kita akan mendapatkan manfaat yang luar biasa bagi tubuh kita. Bulan ramadhan terkadang malah melenceng dari maksud puasa itu sendiri… Silahkan setelah anda membaca tulisan saya segera mempraktekkan…selamat mencoba………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: